Green Climate Fund 6th Meeting of the Board


Green Climate Fund, 6th Meeting of the Board

17-21 February 2014, Nusa Dua, Bali

Bali (20/02): Green Climate Fund (GCF) bersama Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral (PKPPIM) Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mengadakan 6th Meeting of the Board of Green Climate Fund yang bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center. Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi dari 105 negara dan 135 organisasi dari seluruh dunia. 6th Meeting of the Board of Green Climate Fund dilaksanakan selama 5 hari, 17-21 Februari 2014.

Acara ini fokus pada pembahasan pengembangan struktur operasional GCF, meliputi apa yang dibutuhkan GCF untuk menginisiasi operasinya. Pertemuan resmi dibuka oleh para Co-Chair dari GCF Board, Manfred Konukiwietz dan Jose Ma. Clemente Sarte Salceda. Agenda acara pada Board Meeting ini terdiri dari 20 butir agenda, termasuk pembukaan dan penutupan pertemuan. Agenda-agenda yang dibahas antara lain resume capaian GCF dalam lima pertemuan sebelumnya dan laporan-laporan kegiatan oleh para anggota rapat setelah pertemuan sebelumnya di Paris, serta diskusi mengenai bagaimana kinerja GCF sejauh ini dan rencana-rencana kinerja GCF ke depan.

Pertemuan ini juga membahas tantangan-tantangan yang akan dihadapi untuk mencapai target-target GCF ke depan. Tantangan-tantangan yang dihadapi antara lain meliputi topik alokasi pembiayaan adaptasi dan mitigasi serta modalitas dari sumber dana yang tersedia.

Wakil Menteri Keuangan II, Bambang P.S. Brodjonegoro, berkesempatan menyampaikan Reception Remark pada tanggal 20 Februari 2014. Dalam remark-nya, Bambang menyampaikan bahwa Indonesia memiliki komitmen dan pandangan yang sama dengan setiap negara terkait dengan isu perubahan iklim dan telah menetapkan target untuk mereduksi emisi gas rumah kaca (GHG) sebesar 26% pada tahun 2020 dan diharapkan dapat mencapai 41% dengan dukungan internasional. Bambang menyampaikan prioritas untuk mengurangi emisi GHG akan dilakukan pada sektor perhutanan dan energi. Bambang juga menyampaikan setiap tindak lanjut Pemerintah Indonesia terkait setiap rekomendasi lembaga-lembaga internasional mengenai isu-isu perubahan iklim. Sebelum menutup remark-nya, Bambang menyampaikan bahwa Indonesia memberikan kontribusi dana sebesar US$ 250.000 kepada GCF yang diharapkan dapat membantu pembiayaan program pengurangan emisi gas rumah kaca dan program adaptasi di negara berkembang. (ka/rr)

 

  Kurs Pajak : KMK Nomor 47/KM.10/2018,   USD : 14,702.00    AUD : 10,626.17    GBP : 19,077.64    SGD : 10,663.83    JPY : 12,913.31    EUR : 16,637.73    CNY : 2,117.26