V I S I : Menjadi Unit terpercaya dalam Perumusan Kebijakan Fiskal dan Sektor Keuangan yang Antisipatif
dan Responsif untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sejahtera

Seminar Nasional Dalam Rangka Hari Oeang Ke-71 Tahun 2017


Jakarta, (19/10); Sebagai rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Oeang ke-71 tahun 2017, Kementerian Keuangan menyelenggarakan kegiatan seminar nasional dengan tema ‘’Strategi Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Menurunkan Kesenjangan melalui Peningkatan Efektivitas Program Perlindungan dan Jaminan Sosial” pada tanggal 19 Oktober 2017 di Aula Gedung Dhanapala, Komplek Kementerian Keuangan. Tema ini sejalan dengan fokus Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menempatkan program-program perlindungan sosial sebagai prioritas selain pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Melalui seminar yang dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Akademisi, Lembaga Penelitian, dan Lembaga Internasioanal ini diharapkan akan muncul ide-ide segar dan inovatif yang dapat memberikan kontribusi dalam perumusan strategi kebijakan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program perlindungan sosial bagi masyarakat, serta lebih efektif dalam meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat.

Seminar nasional diawali dengan sambutan pembuka oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahasil Nazara. Dalam sambutannya, Suahasil menyampaikan bahwa pelaksanaan program perlindungan sosial mengalami beberapa tantangan, antara lain ketepatan sasaran yang perlu ditingkatkan, sinergi antarprogram, serta sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Tantangan tersebut perlu direspon secara cepat dan tepat agar program perlindungan sosial tersebut dapat berjalan efektif untuk mengakselerasi peningkatan derajat kesejahteraan masyarakat.

Acara utama seminar nasional yakni penyampaian materi dipandu oleh Hidayat Amir, Kepala Pusat Kebijakan APBN, BKF. Pada sesi ini lima pembicara yang kompeten di bidangnya secara bergantian menyampaikan paparan. Mereka adalah 1) Dr. Harry Z. Soeratin, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, memaparkan “Program Perlindungan Sosial yang Tepat Sasaran”; 2) Dr. Asep Suryahadi, Direktur SMERU Research Institute, memaparkan “Efektivitas Program Sosial”; 3) Dr. Elan Satriawan, Ketua Pokja Kebijakan, TNP2K, memaparkan “Mendorong Sinergi Program Perlindungan Sosial Untuk Penanggulangan Kemiskinan”; 4) Dr. Pungky Sumadi, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Bappenas, memaparkan “Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah”, dan; 5) Dr. Vivi Alatas dari Kantor Bank Dunia di Jakarta, memaparkan “Lesson Learned Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Menurunkan Kesenjangan di Berbagai Negara”.

Pada kesempatan ini, Dr. Asep Suryahadi mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis, program perlindungan sosial yang digerakkan pemerintah dianggap telah cukup efektif dalam mengurangi kemiskinan. Dr. Asep berpendapat pemerintah perlu  melakukan upaya mengurangi ketimpangan dengan cara meningkatkan keakuratan penargetan, memperluas cakupan, memperbesar manfaat dan memperbaiki integritas sasaran program. Sementara itu,  Dr. Elan Satriawan menyampaikan beberapa kerangka kebijakan pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, menjaga stabilitas makro ekonomi, stabilisasi harga, penciptaan lapangan kerja produktif, menjaga iklim investasi, regulasi perdagangan, meningkatkan produktifitas sektor pertanian, serta pengembangan infrastruktur di wilayah-wilayah tertinggal. Di sisi lain, Dr. Vivi Alatas menyampaikan tentang pentingnya inovasi di bidang behavioural science dan teknologi informasi untuk membantu Pemerintah dalam mengatasi kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai penutup, moderator Hidayat Amir menyatakan bahwa berbagai pemikiran yang berkembang, masukan serta ide yang muncul dari diskusi akan menjadi sumbangsih pemikiran bagi Pemerintah dalam merumuskan strategi untuk menyempurnakan berbagai program perlindungan dan jaminan sosial sehingga tujuan percepatan pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan di masyarakat dapat semakin efektif guna menghantarkan terwujudnya masyarakat adil dan makmur. (pkapbn/ikp)

 

Bahan Paparan Selengkapnya

Press Release Selengkapnya

Eselon I Kementerian Keuangan


Hak Cipta BKF Kementerian Keuangan | Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Hubungi Kami
© 2015 Terms and Condition | Privacy Policy