V I S I : Menjadi Unit terpercaya dalam Perumusan Kebijakan Fiskal dan Sektor Keuangan yang Antisipatif
dan Responsif untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sejahtera

BKF Kembali Menggelar Annual International Forum on Economic Development and Public Policy yang ke-7 di Jakarta


Jakarta, (7/12): Dengan dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari dalam dan luar negeri, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, membuka acara the 7th Annual International Forum on Economic Development and Public Policy di Jakarta. Tahun ini tema yang diusung oleh Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan selaku penyelenggara acara adalah “riding the wave of technological change: the way forward to drive productivity and alleviate inequality”.

Pemerintah menyadari bahwa saat ini teknologi berubah sangat cepat dan berdampak besar pada kehidupan masyarakat baik Indonesia maupun dunia. Menteri Keuangan mengatakan jika teknologi saat ini dapat meningkatkan produktivitas bagi industri. Namun sayangnya, adaptasi industri seperti manufaktur di Indonesia terhadap teknologi masih terbilang lambat. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya pekerja yang dapat mampu memanfaatkan teknologi dengan baik. Oleh karena itu menurut Menkeu, diperlukan adanya pengembangan dari sisi sumber daya manusia agar perubahan teknologi ini dapat dioptimalisasi.

Selain itu Menkeu juga menambahkan pembangunan infrastruktur terutama di area terpencil menjadi suatu hal yang mutlak diperlukan agar dampak dari teknologi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Dengan demikian teknologi yang dioptimalisasi dengan baik diharapkan dapat mengurangi kesenjangan dan kemiskinan yang ada di Indonesia.  

Di sisi lain, Paul Gribson, Duta Besar Australia untuk Indonesia melihat bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam sektor teknologi. Untuk itu lanjutnya, pemerintah Indonesia harus dapat mengoptimalisasi teknologi yang terus berkembang dengan membuat lingkungan yang favourable.

The 7th AIFED diselenggarakan selama dua hari 7 – 8 Desember 2017 dengan menghadirkan pembicara – pembicara dan moderator yang kompeten dibidangnya seperti Professor Kaushik Basu, Professor of Economics and The C. Mark Professor of International Studies, Cornell University; Professor Ricardo Hausman, Director of Harvard’s Center for Innternational Development;  dan Mari Elka Pangestu, Board of Directors, Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta. Adapun tujuan dari acara ini ialah untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai dampak dari perubahan teknologi terhadap indonesia dan menggali upaya kebijakan yang diperlukan untuk menghadapi fenomena tersebut. (is/atn)

Eselon I Kementerian Keuangan


Hak Cipta BKF Kementerian Keuangan | Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Hubungi Kami
© 2015 Terms and Condition | Privacy Policy