Sidang Tahunan Ke-2 Asian Infrastructured Investment Bank


Jeju, Korea Selatan, 16 Juni 2017 – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati menghadiri Sidang Tahunan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) kedua yang berlangsung pada tanggal 16-17 Juni 2017 di Jeju, Korea Selatan. Sidang Tahunan AIIB kedua tersebut mengangkat tema “Sustainable Infrastructure” dan dihadiri oleh  para  menteri dan perwakilan dari 80 negara anggota, organisasi internasional, lembaga kemasyarakatan, akademisi, dan sektor swasta. Menteri Keuangan hadir untuk menjalankan kapasitasnya sebagai gubernur Indonesia.

Sidang Tahunan tersebut diawali dengan seremoni pembukaan oleh Mr. Moon Jae-In, Presiden Korea dan dilanjutkan oleh Mr. Jin Liqun, Presiden AIIB. Dalam sambutannya, Presiden Moon diantaranya menyampaikan dukungan Korea atas program-program pembiayaan infrastruktur yang dibutuhkan oleh negara-negara anggota bagi pertumbuhan yang berkelanjutan.  Presiden Moon lebih spesifik memberikan appreasi atas program AIIB atas pembiayaan energi terbarukan AIIB yang relevan dengan kebutuhan energi di masa datang. Presiden AIIB mengutarakan perkembangan AIIB yang berjalan sesuai rencana (on-track) selama 18 bulan operasinya, dan bahkan realisasi investasi melampaui target yang ditetapkan dengan berhasil membiayai 13 proyek dengan nilai US$ 2,2 milyar. Presiden Liqun menekankan perlunya pembangunan infrastruktur di Asia yang berkelanjutan dan upaya-upaya AIIB untuk mencapai strategi tematik prioritasnya, yakni: sustainable infrastructure, mobilizing private capital, dan cross border connectivity. 

Selanjutnya, Menteri Keuangan menghadiri Governor Business Session yang mengagendakan persetujuan mengenai resolusi-resolusi Dewan Gubernur, antara lain: (i) Laporan Keuangan Bank dan Special Funds tahun 2016; (ii) Alokasi Pendapatan Bersih Bank; (ii) Laporan Tahunan 2016 dan anggaran 2017; (iv) Penerimaan negara-negara anggota baru; (v) Persetujuan lokasi dan tanggal Sidang Tahunan AIIB 2018; dan (vi) Penunjukan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Gubernur 2018. Para gubernur menyetujui seluruh resolusi, dan sepakat penyelenggaraan Pertemuan Tahunan ke tiga AIIB akan dilaksanakan di Mumbai, India tanggal 25-26 Juni 2018.

Dalam sesi tersebut, Indonesia menyampaikan Governor Statement yang berisikan penghargaan kepada Bank atas pencapaian di tahun 2016 termasuk dihasilkannya kebijakan dan strategi prioritas atas energi, lingkungan, sosial, tata kelola dan sumber daya.  Selain itu, Indonesia menyampaikan beberapa arahan kepada Bank diantaranya supaya Bank dapat memenuhi kebutuhan finansial di kawasan dalam pembiayaan infrastruktur, dan meningkatkan kerja sama dengan lembaga multilateral dalam proyek infrastruktur, khususnya proyek berskala besar. Disampaikan pula bahwa Bank diharapkan dapat membiayai proyek-proyek stand-alone, dan membantu negara-negara berkembang dalam persiapan proyek melalui Special Funds.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan juga melakukan beberapa pertemuan bilateral disela-sela Governors’ Session dengan beberapa Gubernur  Korea yang juga Deputy Prime Minister dan Menteri Keuangan dan Strategi (Mr. Dongyeon Kim), Menteri Keuangan Tiongkok (Mr. Xiao Jie),  Menteri Keuangan Sri Lanka (Mr. Mangala Samarawera), Menteri Keuangan Filipina (Mr. Carlos Dominguez III),  Menteri Keuangan Georgia (Mr. Dimitry Kumsishvili),  Wakil Menteri Keuangan Selandia Baru (Mr. Gabriel Makhlouf),  dan Wakil Menteri Keuangan Timor Leste (Mr. Helder Lopes).

Pada pertemuan dengan Menteri Keuangan Tiongkok, Menteri Sri Mulyani membicarakan Belt and Road Initiative serta kerja sama di bidang perpajakan. Kedua menteri sepakat untuk mendukung kedua agenda yang menjadi prioritas kedua negara dalam mendorong perekonomian regional dan nasional, dan detil kedua agenda akan ditindaklanjuti di tingkat teknis. Selanjutnya, pada pertemuan dengan Menteri Mangala Samaraweera, Menteri Sri Mulyani mendukung peningkatan kerja sama antara kedua negara khususnya keinginan Sri Lanka untuk bertukar pengalaman dengan Indonesia dalam pelaksanaan reformasi fiskal dan sektor keuangan. Menteri Samaraweera juga menyampaikan undangan Perdana Menteri Sri Lanka untuk berkunjung ke Sri Lanka. Selain itu, Menteri Keuangan bersama dengan 4 Gubernur anggota konstituensi yang sama (Group G), yaitu Kamboja, Lao PDR, Sri Lanka, dan Myanmar menghadiri pertemuan konstituensi yang dipandu oleh anggota Board of Director AIIB Group G yang juga Staf Ahli Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan.

  Kurs Pajak : KMK Nomor 45/KM.10/2017,   USD : 13,537.00    AUD : 10,372.05    GBP : 17,799.26    SGD : 9,943.59    JPY : 11,905.47    EUR : 15,740.55    CNY : 2,036.14