Komisi XI Setujui Perubahan Asumsi Makro dalam RAPBNP 2017


Jakarta, (10/7): Bertempat di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan Rapat Kerja dengan Pemerintah dengan agenda pembahasan asumsi makro APBNP 2017. Pemerintah dihadiri oleh Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution yang mewakili Menteri keuangan dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suharyanto.

Darmin menyampaikan bahwa perekonomian ekonomi kuartal I-2017 lebih tinggi dibandingkan kuartal yang sama pada dua tahun sebelumnya. Sehingga perekonomian global di tahun 2017 diproyeksikan mengalami perbaikan.

Setelah rapat selama 3,5 jam akhirnya Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah menyepakati asumsi makro ekonomi yang dituangkan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (R-APBNP) 2017. Penyesuaian beberapa asumsi makro yang menjadi basis perhitungan APBNP 2017, yaitu: 1) Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% dari yang sebelumnya 5,1%; 2) Laju inflasi sebesar 4,3% dari yang sebelumnya 4%; 3) Nilai tukar Rupiah (Kurs) Rp13.400/USD dari yang sebelumnya Rp13.300/USD; 4) Tingkat suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,2% dari yang sebelumnya 5,5%. (cs/pg)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 49/KM.10/2017,   USD : 13,541.00    AUD : 10,210.46    GBP : 18,170.40    SGD : 10,025.91    JPY : 11,981.28    EUR : 15,962.94    CNY : 2,045.10