Warta Fiskal

Membangun Kebijakan Fiskal Yang Kredibel

Edisi: 5 / Tahun 2016

Kebijakan fiskal (fiscal policy) adalah kebijakan pemerintah untuk mengarahkan kondisi perekonomian menjadi lebih baik, melalui instrumen APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan nasional, menstabilkan harga, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan dan memperluas lapangan kerja, mewujudkan pendistribusian dan pemerataan pendapatan, dan mendorong terwujudnya keadilan sosial bagi masyarakat.

|

Warta Fiskal

Kebijakan Fiskal Menjaga Kepercayaan Publik

Edisi: 4 / Tahun 2016

Para ekonom sepakat dengan hipotesis bahwa masuknya investasi asing ke suatu negara, baik langsung (foreign direct investment) maupun tidak langsung (portfolio investment) merefleksikan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi negara tersebut. Mereka menilai bahwa membibitkan dana di negara tersebut akan lebih aman dan cepat tumbuh.

|

Warta Fiskal

APBN 2016 : Menjaga Komitmen Pembangunan Infrastruktur

Edisi: 3 / Tahun 2016

Kondisi Infrastruktur di suatu negara berperan dalam menentukan lancar atau tidaknya kegiatan perekonomian di suatu negara bahkan maju atau mundurnya suatu negara. Karena itu, pemerintah di hampir semua negara, menjadikan strategi pembangunan infrastruktur sebagai lokomotif pergerakan perekonomian.

|

Warta Fiskal

Sidang Tahunan ke 41 IDB Memacu Pertumbuhan Ekonomi dan Mengurangi Kemiskinan

Edisi: 2 / Tahun 2016

IDB didirikan dengan semangat menyediakan pembiayaan sesuai syariah Islam untuk pembangunan ekonomi dan sosial bagi negara-negara anggotanya dan komunitas muslim di luar negara anggota. Keberadaan IDB juga memotivasi banyak negara lain untuk mendirikan lembaga keuangan syariah. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade 1980-an, lembaga keuangan syariah bermunculan di Mesir, Sudan, negara-negara Teluk, Pakistan, Iran, Malaysia, dan Turki.

|

Warta Fiskal

Kemerosotan Harga Minyak

Edisi: 1 / Tahun 2016

Dalam tiga tahun terakhir ini, harga minyak mentah mengalami penurunan sangat tajam. Harga minyak jenis WTI terjun dari USD 110 per barel pada tahun 2014 menembus USD27 per barel pada akhir Januari 2016. Sementara harga minyak mentah indonesia (indonesia Crude Oil - ICP) mengalami pelemahan sekitar 44 persen selama tahun 2014 dan 40 persen selama tahun 2015.

|

Warta Fiskal

Tantangan APBN 2016

Edisi: 6 / Tahun 2015

Pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, dan itu membutuhkan penerimaan negara yang besar, terutama dari penerimaan pajak. Di sisi lain, kondisi ekonomi global belum pulih bahkan muncul berbagai ketidakpastian terkait kebijakan ekonomi di sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat dan Eropa. Sumber penerimaan negara yang dahulunya tajir, kini sudah tidak lagi tajir. Contohnya di sektor pertambangan seiring dengan penurunan harga komoditas mineral tambang di pasar global dan adanya larangan untuk ekspor mineral mentah. Pemerintah juga ingin membangun infrastruktur untuk memperluas dan memperlancar konektivitas arus barang dan manusia, baik antardaerah maupun antarpulau, sehingga dapat menjadi faktor pendorong pertumbuhan

|

ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN


KONTAK: Jl. Dr. Wahidin No. 1 Gd. R. M. Notohamiprodjo, Jakarta Pusat 10710
email: ikp@fiskal.depkeu.go.id

  Kurs Pajak : KMK Nomor 17/KM.10/2018,   USD : 13,770.00    AUD : 10,690.29    GBP : 19,640.12    SGD : 10,505.06    JPY : 12,852.50    EUR : 17,014.85    CNY : 2,195.01